ANOMALI PROFESIONALISME PENYELENGGARAAN PEMILU DI TENGAH DOMINASI ELIT LOKAL (STUDI ETNOGRAFI DI MADURA)
DOI:
https://doi.org/10.46874/tkp.v6i1.1304Keywords:
anomali, profesionalisme penyelenggara pemilu, elit lokalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penyelenggaraan Pemilu di Madura yang mengalami anomali profesionalisme. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk memahami fenomena tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam (in-depth interview). Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis kedaerahan, taksonomi, komponensial, dan tema kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anomali profesionalisme dalam penyelenggaraan Pemilu di Madura disebabkan oleh dua faktor. Pertama, faktor internal mencakup hubungan emosional penyelenggara dengan kontestan politik, kepentingan balas budi, dan godaan politik transaksional. Kedua, faktor eksternal melibatkan tekanan dari elit lokal seperti tokoh agama melalui mimbar-mimbar keagamaan dan privilage-nya, pengusaha melalui sogokan, balater melalui ancaman keselamatan atau teror fisik, serta intervensi politisi janji-janji posisi strategis. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perbaikan sistem Pemilu di masa depan dan mengurangi pengaruh negatif elit lokal terhadap proses demokrasi.
References
Asshiddiqie, J. (2013). Menegakkan Etika Penyelenggara Pemilu. Jakarta: Raja Grafindo.
Basuk, U. (2020). Parpol, Pemilu dan Demokrasi: Dinamika Partai Politik dalam Sistem Pemilihan Umum di Indonesia Perspektif Demokrasi. Kosmik Hukum, Vol. 20 No. 2, 82-95.
Fahmi. (2024, Agustus 27). PPK Blega Bangkalan. (A. Muni, Interviewer)
Fariz, M. (2017). Politik Balas Budi: Hubungan Pemuda Pancasila dan Demokrat dalam Mobilisasi Massa Pada Pilkada Surabaya tahun 2015. Jurnal Politik Muda, Vol. 6, No. 2, 163-170.
Hapsari. (2019). Profesionalisme Jajaran Kpu Kotamogabu Dalam Pemilihan. Electoral Governence, Vol. 1, No. 1, 98-115.
Hasanah, S., & Rejeki, S. (2021). Wewenang Badan Pengawas Pemilu Terhadap Pelanggaran Pemilu oleh Aparatur Sipil Negara Dalam Pemilu Kepala Daerah. CIVICUS, Vol. 9, No. 2, 43-52.
Herianto, M. (2015). Partisipasi Politik Pengusaha Pada Pemilihan Umum Legislatif Di Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2014. Jurnal Online Mahasiswa, Vol. 2, No. 2, 1-14.
Hisyam. (2024, Agustus 12). Anggota Panwascam Camplong, Sampang. (A. Muni, Interviewer). (A. Muni, Interviewer)
Indasari, I., Burhanuddin, & Rahim, S. (2020). Strategi Badan Pengawas Pemilihan Umum Dalam Mencegah Money Politic di Kabupaten Sinjai (Studi Kasus Pilkada 2018). KIMAP: Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik, Vol. 1, No. 2, 624-639.
Istianah, R., & Saehudin. (2023). Politik Identitas Dan Perilaku Politik Kiai Di Kota Sukabumi Menjelang Pemilihan Umum 2024. Electoral Governance Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia, Vol. 4, No. 2, 233-250.
Junaidi, K., & Lestari, T. (2021). Peran Kekerabatan Dalam Pemenagan Pemilihan Kepala Desa Menjalin Tahun 2018. Jurnal Sociopolitico, Vol. 3, No. 2, 88-96.
Kurniawan, A. (2005). Transformasi Pelayanan Publik. Yogyakarta: Pembaruan.
Low, A. (2024, Agustus 28). Sekretaris PPS Sana Laok Pamekasan. (A. Muni, Interviewer)
Moleong, L. J. (2008). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: RinekaCipta.
Pradana, M. Y. (2020). Relasi Kuasa Politik Tokoh Agama Dalam Hegemoni Pemilukada 2020. Living Islam: Journal of Islamic Discourses, Vol. 3, No. 2, 417-438.
Romadlan, S. (2024, Agustus 20). Ketua PPK Pademawu Pamekasan periode 2008-2014. (A. Muni, Interviewer)
Royhan. (2024, Agustus 28). KPPS Kalompang Barat Pakong Pamekasan. (A. Muni, Interviewer)
Sahdan, G. (2008). Negara Dalam Pilkada Dari Collapse State ke Weak State. Yogyakarta: IPD Press.
Salahudin, H. (2014, Agustus 29). PPS Tanah Merah Bangkalan. (A. Muni, Interviewer)
Spradley, J. P. (1997). Metode Etnografi. Yogyakarta : PT Tiara Wacana Yogya.
Subekti, T. (2024, Agustus 27). Ketua PPS Pademawu Pamekasan. (A. Muni, Interviewer)
Subihat, I. (2021). Dampak Politik Transaksional Dalam Pemilu Terhadap Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Keadilan Pemilu. Jurnal Keadilan Pemilu, Vol. 2, No. 2, 35-47
Supranto. (2003). Metode Riset. Jakarta: Rineka Cipta.
Tini, D. L. (2017). Relasi Budaya Politik Di Madura Terhadap Demokrasi Lokal. Public Corner, Vol. 12 No. 2, 9-25.
Yulanda, A., Fitrisia, A., & Ofianto, O. (2023). The Phenomenon of the Recruiting Asrtists As Legislative Candidates Examined from the Perspective of Axiology. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, Vo. 7, No. 1, 141-154.
Zairi, A. (2024, Agustus 30). PPK Dasuk Sumenep. (A. Muni, Interviewer)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Terms and Conditions of Publication
1. Author's Rights and Authorities
As an author, you (or your employer or institution) may do the following:
- make copies (print or electronic) of the article for your own personal use (not for commercial purpose), including for your own classroom teaching use;
- make copies and distribute such copies (including through email) of the article to research colleagues, but not allowed to distribute commercially and systematically, e.g. via an email list or list server;
- present the article at a meeting or conference and to distribute copies of the article to the delegates attending such meeting;
- retain all proprietary rights in any process, procedure, or article of manufacture described in the work;
- include the article in full or in part in a thesis or dissertation;
- use the article or any part thereof in a printed compilation of your works, such as collected writings or lecture notes, and other derivative works, with full acknowledgement to JEP as the original journal publishing the article;
- may reproduce material extracted from the article or derivative works for the author's personal use, but must consider the copyrights procedure.
All copies, print or electronic, or other use of the paper or article must include the appropriate bibliographic citation for the article’s publication in the journal.
2. Requests from Third Parties
Although authors are permitted to re-use all or portions of the article in other works, this does not include granting third-party requests for reprinting, republishing, or other types of re-use. Requests for all uses not included above, including the authorization of third parties to reproduce or otherwise use all or part of the article (including figures and tables), should be referred to KPU by going to our website at https://journal.kpu.go.id/.
3. KPU Copyright Ownership
KPU owns the copyrights to reproduce, distribute, disseminate, translate, and other uses in accordance with the existing Laws and Regulations.
Every accepted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement" prior to the article publication.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Electoral Governance (Jurnal Tata kelola Pemilu Indonesia) by KPU is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Permissions beyond the scope of this license may be available at https://journal.kpu.go.id/index.php/TKP
If you are a nonprofit or charitable organization, your use of an NC-licensed work could still run afoul of the NC restriction, and if you are a for-profit entity, your use of an NC-licensed work does not necessarily mean you have violated the term.